Pages

Rabu, 02 Mei 2012

The Social Network



Berawal dari sebuah social network (jejaring social) yang sangat terkenal di seluruh negeri, membuat Ben Mezric, seorang penulis, menuangkan sebuah kisah tentang pendiri situs jejaring social facebook ini ke dalam sebuah buku berjudul The Accidental Billionaires. Namun, tak hanya dituangkan dalam sebuah buku, kisah si pendiri facebook ini juga diadaptasikan ke sebuah film berjudul The Social Network pada tahun 2010.


Kisah dari seorang mahasiswa Harvard University bernama Mark Zuckerberg yang kesepian karena merasa dirinya tidak populer dan kencan buruk yang dialami Mark dengan kekasihnya yang bernama Erica. Malam itu, untuk melampiaskan kekesalannya, mark menghibur diri dengan menulis kejadian tersebut ke sebuah blog dan mark membuat situs Facemash, yang menjadi cikal bakal Facebook, dimana cowok bisa menilai seberapa cantik gadis-gadis kampus. Dengan maksud ingin mencari perhatian, namun keisengannya tersebut membuahkan masalah bagi mark. Disisi lain fenomena facemash ini menarik perhatian Cameron Winklevoss bersama saudara kembarnya yang adalah anggota Porcelain Club, salah satu club elite Harvard yang mengajak mark untuk mengembangkan situs harvardconection.com. Situs tersebut merupakan situs jejaring yang dapat menghubungkan semua mahasiswa Universitas Harvard. Awalnya mark kurang setuju karena hal itu sama saja dengan situs jejaring sebelumnya seperti my space dan Friendster, dan akhirnya mark sepakat dengan ajakan itu.
Di benak Zuckerberg, ia ingin membuat situs jejaring sosial yang lebih besar, dan ide tersebut adalah Facebook. Bersama dengan sahabat karibnya Eduardo Saverin yang juga sebagai seorang investor, Mark membangun Facebook. Beberapa hari berlalu, facebook semakin diminati oleh mahasiswa lainnya. Dan Mark beserta Eduardo pun akhirnya membuat tim facebook. Dari sinilah muncul berbagai dinamika yang mengiringi kepopuleran facebook. Mulai dari memperluas jaringan, mencari investor untuk facebook hingga beberapa pertikaian yang muncul akibat facebook ini.


Tidak semua cerita mengarah kepada Mark dan Eduardo. Sean Parker, pemilik dari Napster berperan penting dalam menjadikan facebook sebagai ladang untuk mencari uang. Sean Parker disini benar-benar dapat menjadi seorang investor dan kreator dalam menciptakan sebuah bisnis. Film ini berakhir tiba-tiba dimana facebook mulai ramai dibicarakan orang dan tidak begitu menceritakan keadaan pengguna facebook saat ini. Meskipun begitu, film ini cukup menggambarkan bagaimana sebuah website social network dibangun.
Dan ternyata film ini sesungguhnya tidak seperti perjalanan mark dan pihak facebook lainnya yang benar-benar terjadi, ada beberapa bagian yang dibuat oleh sutradaranya untuk lebih menarik perhatian penonton. 
Hubungan antara film The Social Network ini dengan dunia pemasaran? Tentunya sudah dapat disadari bahwa munculnya film ini karena adanya kepopuleran dari Facebook itu sendiri. Sehingga pihak pembuat film optimis dengan akan lakunya film mereka dipasaran. Saat ini siapa yang tidak mengenal Facebook? Tentunya hampir semua orang di seantero jagad ini mengenal social network satu ini, dan pastinya beberapa orang bertanya-tanya bagaimana asal mula adanya Facebook. Dengan adanya film ini, sebagian kecil rasa penasaran penonton dapat terjawab dan pihak pembuat film juga ikut meraup keuntungan. 
Selain itu, tampilan facebook yang mudah digunakan siapapun, membuat kebanyakan orang menaruh iklannya di Facebook, hal ini merupakan peluang bisnis yang bagus bagi masyarakat yang mempunyai shop online. Disisi lain, peluncuran film The Social Network ini juga dapat lebih mendongkrak kepopuleran facebook. Tak dapat dipungkiri, saat peluncuran tersebut, social network lain seperti twitter sedang gencar-gencarnya digunakan oleh masyarakat yang mungkin telah bosan dengan facebook yang lebih dahulu muncul di masyarakat.


Martha Feghita A.
115020300111110
Akuntansi

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.