Pages

Minggu, 14 Juli 2013

Dalam Keheningan

Dikursi itu, kita saling terdiam satu sama lain, tak ada yang berani memulai bersuara. Ku tundukkan kepalaku, tak tahu ingin berbicara apa. Ku tenggelamkan wajahku pada sebuah boneka yang sedari tadi ku peluk erat. Diapun begitu, kebingungan entah apa yang ingin dia akan ucapkan, Sesekali melihat kearahku. Sunyi, hanya suara detak jantung kami yang terdengar, sesekali suara helaan nafas disela-selanya.

Terasa tangannya mulai merengkuhku, mungkin egonya mulai mencair, dan egoku pun begitu. Tetap diam, dan sekarang detak jantungnya semakin terdengar jelas tepat ditelingaku. Ku kencangkan pelukan pada bonekaku, lalu kutenggelamkan lagi wajahku. Cengeng mungkin, tapi air ini sedikit demi sedikit keluar dari tempat penampungannya. Telapak kaki dan tanganku mulai menghangat, setelah sekian lama membeku. Entah berapa lama itu terjadi, aku hanya memejamkan mata. Sebuah kalimat yang ingin ku ucapkan, tapi masih saja terperangkap dalam lidah yang terkelu.

Diberdayakan oleh Blogger.