Pages

Senin, 23 Desember 2013

Nyampah #5

♥ Racau ♥

Tak hanya sebuah retorika. Rindu ini, menyatukan asa dengan segumpal keyakinan dalam sebuah cita yang kukirimkan padanya.

Sepi mendustakannya dalam senyuman, membekukan perasaan yang sedingin angin malam. Berhembus menerawang jarak, menyapa setiap gumpalan rindu, membelai tumpahan berahi.

Tetaplah menjadi masalalu termanis, jangan kembali jika tak ada perubahan yang lebih kau usahakan. Tetaplah menjadi masalalu terindah, jangan kembali jika hanya akhir sama yang akan terjadi.

Minggu, 14 Juli 2013

Dalam Keheningan

Dikursi itu, kita saling terdiam satu sama lain, tak ada yang berani memulai bersuara. Ku tundukkan kepalaku, tak tahu ingin berbicara apa. Ku tenggelamkan wajahku pada sebuah boneka yang sedari tadi ku peluk erat. Diapun begitu, kebingungan entah apa yang ingin dia akan ucapkan, Sesekali melihat kearahku. Sunyi, hanya suara detak jantung kami yang terdengar, sesekali suara helaan nafas disela-selanya.

Terasa tangannya mulai merengkuhku, mungkin egonya mulai mencair, dan egoku pun begitu. Tetap diam, dan sekarang detak jantungnya semakin terdengar jelas tepat ditelingaku. Ku kencangkan pelukan pada bonekaku, lalu kutenggelamkan lagi wajahku. Cengeng mungkin, tapi air ini sedikit demi sedikit keluar dari tempat penampungannya. Telapak kaki dan tanganku mulai menghangat, setelah sekian lama membeku. Entah berapa lama itu terjadi, aku hanya memejamkan mata. Sebuah kalimat yang ingin ku ucapkan, tapi masih saja terperangkap dalam lidah yang terkelu.

Kamis, 18 April 2013

DIA



Dia meng'indah'kanku dengan caranya sendiri, mungkin terlihat kaku, tapi itulah 'dia' dengan segala perbedaannya :)

Renungan

Melepas orang yang sayang dengan kita dan memilih orang yang belum tentu sayang dengan kita, itu adalah pilihan, belum tentu benar ataupun salah.

Bukankah hidup mengajarkan dan ‘memaksa’ kita untuk memilih? Semua pilihan selalu bersahabat dengan resiko, baik atau buruk itu sebuah pembelajaran.

Pilihan ‘A’ atau ‘B’ atau ‘C’ atau apapun itu memiliki pembelajaran disetiap perjalanannya. Pembelajaran yang sesungguhnya mempunyai tujuan yang sama namun dengan cara berbeda.

Rabu, 20 Maret 2013

Nyampah #4

Gerah, ingin ku lepas dan kulempar jauh
Sesak, menekan dan menusuk semakin dalam
Nyeri, tersayat, pedih tak kunjung hilang
Menunduk, mendekap, menggigil
Bersatu dengan gelap, tak lagi dapat bergerak
Jauh kedalam sulit menembus gelap
Terlarut bersama pedih yang enggan pergi

Minggu, 10 Maret 2013

Monolog #3

Ruang itu tak mengijinkanku masuk
Tak mengijinkanku menjadi bagian darinya
Terpagari tak ingin aku menyentuh
Bahkan tak pernah lagi ada kesempatan
Sesuatu yang besar tlah ku perbuat,
Kerusakan halus pada sudut dindingnya
Menjadi bekas, tak hilang oleh sapuan cat

Hai Ruang, terbukalah, aq ingin memperbaiki kerusakan itu
Walau hanya sekedar cat murah yang ku bawa.


Minggu, 13 Januari 2013

Who ?


“ Disini gelap, pengap, sesak rasanya rongga dadaku. Bisakah aku keluar dari sini?” tanyaku pada Tuan yang berada persis di sampingku.

“ Tuan, kita dimana? Adakah secercah cahaya untuk kita disini?” tanyaku kepadanya untuk kesekian kali.

“ Tuan! Bicaralah, Beri aku jawaban, tidakkah engkau juga bingung berada di tempat seperti ini?”

Tuan tak juga menjawab, Beliau hanya diam dan tetap tenag berada di sampingku.
Akhirnya aku kesal dan menjauh.

Sakit rasanya mata ini mencari tempat, namun hanya warna hitam yang kulihat. Akupun duduk, mendekap kedua lututku ini dengan erat.

Minggu, 06 Januari 2013

Monolog #2

Tuan, tidakkah anda bosan memaksa saya masuk kedalam permainan anda?
Tidakkah anda sadar, saya tak ingin bermain lagi
Sadarlah! Dan ijinkan saya bermain dalam permainan saya sendiri
Diberdayakan oleh Blogger.