Melepas orang yang sayang dengan
kita dan memilih orang yang belum tentu sayang dengan kita, itu adalah pilihan,
belum tentu benar ataupun salah.
Bukankah hidup mengajarkan dan
‘memaksa’ kita untuk memilih? Semua pilihan selalu bersahabat dengan resiko,
baik atau buruk itu sebuah pembelajaran.
Pilihan ‘A’ atau ‘B’ atau ‘C’
atau apapun itu memiliki pembelajaran disetiap perjalanannya. Pembelajaran yang
sesungguhnya mempunyai tujuan yang sama namun dengan cara berbeda.
Menurutku tidak ada pilihan yang
salah maupun benar, yang ada mungkin pilihan yang berujung pada penyesalan dan
kebahagiaan. Semuanya adalah keberuntungan, dimana kita akan lebih menghargai
sebuah penyesalan dan cermat dalam memilih. Dan sangat Beruntung jika pilihan
kita merupakan sebuah jalan yang berujung pada sebuah kebahagiaan.
Tuhan adil dan aku sangat percaya
itu. Tuhan ingin aku belajar dari sebuah ‘penyesalan’ agar lebih mencermati
pilihan.
Terkadang aku berpikir, ada satu
titik yang sudah direncanakan Tuhan untukku, namun Tuhan memberikan begitu
banyak lintasan untuk ku lalui. Entah itu dengan lintasan yang begitu panjang,
begitu rumit, atau lintasan yang singkat
untuk menemukan titik itu, semua tergantung pilihanku. Tentunya Tuhan tahu
betul, lintasan seperti apa yang dibutuhkan untuk mendewasakanku.
Seandainya aku bisa membaca
lintasan seperti apa yang kulalui saat ini, mungkin tak hanya diam ditempat
seperti ini yang kulakukan. Entah sampai kapan aku harus melalui lintasan ini
hingga menemui titik itu. Mungkin semuanya belum terlambat, hanya saja aku
harus tetap bergerak untuk mengakhiri lintasan ini dan menemukan titik itu.
0 komentar:
Posting Komentar